Tim Catur Indonesia

Tim Catur Indonesia Ukir Sejarah dengan Panen Emas di Penutup ASEAN Para Games

Tim Catur Indonesia Ukir Sejarah dengan Panen Emas di Penutup  ASEAN Para Games
Tim Catur Indonesia Ukir Sejarah dengan Panen Emas di Penutup ASEAN Para Games

JAKARTA - Tim catur Indonesia memberikan kontribusi besar pada penutupan ASEAN Para Games 2025. 

Pada hari terakhir pertandingan, cabang catur menyumbangkan enam medali emas bagi kontingen Indonesia. Hasil ini menegaskan peran penting catur dalam perolehan medali nasional.

Enam medali emas tersebut diraih dari berbagai nomor pertandingan putra dan putri. Atlet-atlet catur Indonesia tampil konsisten sejak awal hingga akhir kompetisi. Puncak performa mereka terlihat jelas pada hari terakhir penyelenggaraan.

Keberhasilan ini tidak hanya menambah jumlah emas, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim. Cabang catur menunjukkan kesiapan teknis dan mental yang matang. Kontribusi tersebut menjadi salah satu sorotan utama penutupan ajang ini.

Emas dari Nomor Putri Catur Kilat

Medali emas pertama datang dari tim catur kilat putri B2/3. Tim ini diperkuat oleh Aisah Wijayanti Putri Brahmana, Khairunissa, dan Farah Yumna Budiarti. Mereka mengumpulkan total 9,5 poin untuk memastikan posisi teratas.

Keberhasilan tersebut menunjukkan kekompakan dan strategi yang solid. Setiap pemain mampu menjalankan peran dengan baik di setiap babak. Kombinasi pengalaman dan fokus menjadi kunci kemenangan tim.

Emas berikutnya diraih oleh tim catur kilat putri B1. Wilma Margaretha Sinaga, Mutiara Ramadani, dan Debi Ariesta tampil meyakinkan dengan raihan 8,5 poin. Hasil ini melengkapi dominasi sektor putri di nomor kilat.

Dominasi Catur Cepat Putri

Tim catur cepat putri B2/3 kembali menyumbangkan medali emas. Tim ini diperkuat Aisah Wijayanti Putri Brahmana, Khairunissa, dan Farah Yumna Budiarti. Mereka tampil superior dengan mengoleksi 10 poin.

Selain nomor beregu, emas juga diraih dari nomor tunggal. Aisah Wijayanti Putri Brahmana berjaya di nomor catur cepat tunggal putri B2/3. Prestasi ini menegaskan perannya sebagai salah satu atlet andalan.

Rangkaian emas dari sektor putri menunjukkan dominasi Indonesia. Konsistensi permainan menjadi faktor utama keberhasilan tersebut. Performa ini memperlihatkan hasil pembinaan yang berkelanjutan.

Prestasi Putra Menambah Pundi Emas

Pada sektor putra, tim catur cepat putra PI berhasil meraih medali emas. Tim ini diperkuat oleh Maksum Firdaus, Azhar Panjaitan, dan Fajar Alamsyah. Mereka tampil solid dan mengungguli para pesaing.

Emas juga datang dari tim catur cepat B1 putra. Achmad Zahroni, Prasetyo Fitriyanto, dan Indra Yoga menjadi pilar utama tim. Kemenangan ini melengkapi enam emas yang diraih cabang catur.

Keberhasilan sektor putra menunjukkan keseimbangan prestasi. Indonesia tidak hanya unggul di satu kategori saja. Seluruh tim mampu memberikan hasil maksimal di hari penentuan.

Tambahan Perak dan Perunggu

Selain enam medali emas, Indonesia juga mengamankan 12 medali perak dari cabang catur. Medali perak diraih oleh Debi Ariesta dari catur kilat tunggal putri B1. Tim catur kilat putra PI, B2/3, dan B1 juga turut menyumbang perak.

Medali perak lainnya berasal dari Prasetyo Fitriyanto di catur kilat tunggal putra. Nomor catur cepat beregu putri PI, putri B1, dan putri B2/3 turut menambah koleksi perak. Catur cepat tunggal putri B1 juga memberikan kontribusi penting.

Tambahan perak juga datang dari tim catur cepat putra B2/3. Atlet catur cepat tunggal putra PI serta tunggal putra B2/3 melengkapi daftar peraih perak. Indonesia juga meraih tiga medali perunggu dari Adji Hartono dan Simanja Nasip Farta.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index