Investor Perhatikan Fluktuasi Harga Perak Antam pada Pasar Global Saat Ini

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:31:49 WIB
Investor Perhatikan Fluktuasi Harga Perak Antam pada Pasar Global Saat Ini

JAKARTA - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk kembali mengalami koreksi. 

Penurunan mengikuti tren harga perak dunia yang melemah dalam beberapa sesi terakhir. Perak batangan Antam kini dibanderol Rp46.000 per gram, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya.

Perak tersedia dalam ukuran 250 gram, 500 gram, hingga butiran murni 99,9 persen. Penyesuaian harga ini membuat para investor dan kolektor memperhatikan fluktuasi pasar. Aktivitas jual-beli logam mulia tetap menarik karena perak menjadi salah satu aset lindung nilai.

Harga perak dunia juga bergerak variatif. Perak spot turun ke kisaran USD 73,07 per ounce, sedangkan perak berjangka merosot ke USD 73,05 per ounce. Pergerakan ini dipengaruhi dinamika pasar global dan kondisi geopolitik yang masih menimbulkan ketidakpastian.

Koreksi Harga Emas dan Dampaknya

Harga emas global mengalami tekanan yang seiring dengan pergerakan perak. Pasar emas spot turun lebih dari 2 persen menjadi USD 4.865 per ounce. Sementara harga emas berjangka mengalami penurunan sekitar 3 persen, mencerminkan sentimen investor yang berhati-hati.

Koreksi harga emas memengaruhi pasar logam mulia domestik. Emas Antam sebagai salah satu produk unggulan ikut mengalami penyesuaian harga. Meskipun demikian, logam mulia tetap menjadi pilihan investasi yang populer karena nilai intrinsiknya yang tinggi.

Reli harga emas sebelumnya sempat membawa logam mulia ini ke level tertinggi. Lonjakan terjadi karena pembelian spekulatif yang intensif dalam beberapa sesi terakhir. Pasar kemudian kembali menyesuaikan harga mengikuti kekuatan dolar AS dan sentimen global.

Pergerakan Saham Perusahaan Tambang Perak

Saham perusahaan tambang perak turut merespons penurunan harga perak dunia. Beberapa perusahaan besar mengalami koreksi antara 2 hingga 6 persen. Hal ini menandakan sensitivitas harga saham terhadap pergerakan logam mulia global.

Investor yang memiliki saham tambang perak harus memperhatikan volatilitas pasar. Kinerja perusahaan tambang biasanya dipengaruhi oleh harga logam mulia dan biaya produksi. Pergerakan ini menjadi indikator penting bagi pelaku pasar dalam menentukan strategi investasi jangka pendek.

Ketegangan geopolitik di beberapa wilayah menambah sentimen hati-hati bagi pasar. Meski demikian, analis menilai harga perak saat ini masih berada di bawah nilai riil yang wajar. Situasi ini memberikan peluang bagi investor untuk memanfaatkan koreksi harga sebagai kesempatan membeli.

Faktor-Faktor Pendukung Kenaikan Emas

Harga emas tetap memiliki potensi untuk bergerak naik. Faktor geopolitik dan pergeseran alokasi investasi dari obligasi dan mata uang menjadi pendorong utama. Investor mencari aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perubahan kebijakan moneter dari Federal Reserve menjadi perhatian utama. Pernyataan pejabat bank sentral dapat memengaruhi keputusan investor dalam membeli atau menjual emas. Sinyal untuk menurunkan suku bunga mendorong harga logam mulia menguat dalam jangka pendek.

Keinginan untuk memangkas biaya pinjaman mendorong minat beli emas. Emas tidak memberikan imbal hasil, namun tetap dianggap aman saat inflasi moderat. Investor yang cermat memanfaatkan momen ini untuk mengoptimalkan portofolio asetnya.

Strategi Investor Menghadapi Volatilitas Logam Mulia

Investor disarankan tetap memperhatikan dinamika pasar global. Koreksi harga perak dan emas dapat dimanfaatkan sebagai kesempatan membeli. Strategi diversifikasi portofolio menjadi penting untuk meminimalkan risiko.

Pengawasan terhadap fluktuasi harga perlu dilakukan secara rutin. Dengan memantau tren harga dunia dan lokal, keputusan investasi bisa lebih terukur. Investor juga disarankan menyesuaikan jumlah pembelian dengan kapasitas finansial masing-masing.

Dalam jangka panjang, logam mulia tetap menjadi instrumen investasi yang menarik. Emas dan perak menawarkan perlindungan nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar. Dengan strategi yang tepat, investor bisa mendapatkan keuntungan sekaligus menjaga keamanan modalnya.

Harga perak Antam dan emas global mencerminkan dinamika pasar yang kompleks. Koreksi harga dan volatilitas memberikan tantangan sekaligus peluang bagi pelaku pasar. Investor yang memahami kondisi pasar dapat memanfaatkan momentum untuk membeli logam mulia pada harga wajar.

Dengan memperhatikan faktor geopolitik, kebijakan moneter, dan tren global, keputusan investasi menjadi lebih terarah. Investor dapat menyesuaikan strategi untuk menghadapi fluktuasi harga jangka pendek. Logam mulia tetap menjadi instrumen andalan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Terkini