Menteri PU Pastikan Desain Flyover Taman Pelangi Surabaya Sesuai Kearifan Lokal Jatim

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51:54 WIB
Menteri PU Pastikan Desain Flyover Taman Pelangi Surabaya Sesuai Kearifan Lokal Jatim

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan desain flyover Taman Pelangi Surabaya akan menyesuaikan nilai-nilai lokal Jawa Timur. 

Meski anggaran berasal sepenuhnya dari pemerintah pusat, wajah flyover akan merefleksikan karakter kota Surabaya. "Meski anggaran seluruhnya dari pemerintah pusat, nanti wajah flyover Taman Pelangi disesuaikan dengan nilai dan wajah lokal Jawa Timur," kata Dody.

Kerja sama erat dilakukan antara Kementerian Pekerjaan Umum, Pemprov Jatim, dan Pemkot Surabaya untuk menyempurnakan desain detail. Proses ini bertujuan memastikan flyover sejalan dengan identitas lokal sekaligus memenuhi kebutuhan teknis. 

"Saat ini kita sedang tektokan dengan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim terkait detail desain atau Detail Engineering Design (DED) Fly Over Taman Pelangi," lanjut Dody.

Dengan penyesuaian desain ini, flyover diharapkan menjadi ikon kota sekaligus fasilitas transportasi yang fungsional. Pendekatan ini mencerminkan harmonisasi antara estetika lokal dan kebutuhan infrastruktur modern. Warga Surabaya dapat merasakan manfaatnya tanpa menghilangkan nilai budaya setempat.

Proses Persiapan Lahan dan Pengerjaan Fisik

Saat ini, pembebasan lahan yang menjadi kewenangan Pemkot Surabaya sudah dilakukan sepenuhnya. Langkah selanjutnya adalah pemerataan lahan dan pembersihan sisa-sisa bangunan sebelum pembangunan fisik dimulai. Proses ini menjadi tahap penting agar pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Dody menjelaskan bahwa pembangunan fisik flyover akan dimulai segera setelah finalisasi DED selesai. Hal ini memastikan tidak ada hambatan teknis dalam proses konstruksi. "Untuk pembangunan fisik akan dilakukan secepatnya, menunggu final DED selesai," kata Dody.

Persiapan yang matang ini diharapkan meminimalkan gangguan lalu lintas selama pembangunan. Penataan lahan yang rapi juga memudahkan pengawasan proyek. Dengan langkah ini, kualitas dan kecepatan pengerjaan dapat terjaga.

Tujuan Flyover Mengurai Titik Kemacetan

Flyover Taman Pelangi dirancang untuk memotong simpul kemacetan terpadat di Surabaya selatan. Jalur ini meliputi pertemuan arus kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju Rungkut, Jemursari, hingga pusat kota. Kawasan tersebut selama ini kerap menjadi titik macet kronis, terutama saat jam sibuk kerja.

Menurut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, flyover mengadopsi sistem arus lalu lintas mengalir tanpa lampu lalu lintas. Konsep ini mirip dengan flyover Aloha di Sidoarjo yang sukses mengurangi kemacetan. "Flyover Taman Pelangi mengusung sistem arus lalu lintas mengalir tanpa lampu lalu lintas," jelas Eri.

Dengan sistem ini, kendaraan dari berbagai arah dapat melaju terus-menerus tanpa harus berhenti di lampu merah. Efisiensi arus kendaraan diharapkan meningkat secara signifikan. Flyover menjadi solusi jangka panjang untuk mobilitas warga Surabaya selatan.

Manfaat Bagi Mobilitas dan Kenyamanan Warga

Keberadaan flyover Taman Pelangi diharapkan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Arus lalu lintas yang lebih lancar mengurangi waktu tempuh bagi warga. Hal ini berdampak positif bagi produktivitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Surabaya selatan.

Flyover juga dapat menjadi pengurai kemacetan yang bersifat permanen. Pendekatan ini mengurangi stres pengemudi dan mengoptimalkan transportasi publik maupun pribadi. Warga dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat dan aman setiap hari.

Selain itu, flyover menambah nilai estetika kawasan Taman Pelangi. Desain yang disesuaikan dengan wajah lokal memberikan identitas unik bagi kota Surabaya. Proyek ini tidak hanya sebagai solusi transportasi, tetapi juga ikon kota yang menarik.

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah

Pembangunan flyover ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi antara Kementerian Pekerjaan Umum, Pemprov Jatim, dan Pemkot Surabaya memastikan setiap tahap pembangunan berjalan sesuai rencana. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan proyek infrastruktur berskala besar.

Dody menekankan bahwa detail desain harus selaras dengan regulasi dan kebutuhan lokal. Keterlibatan Pemkot Surabaya dalam persiapan lahan mempercepat proses. "Saat ini kita sedang tektokan dengan Pemkot Surabaya dan Pemprov Jatim terkait detail desain atau Detail Engineering Design (DED) Fly Over Taman Pelangi," kata Dody lagi.

Dengan kolaborasi ini, flyover diharapkan selesai tepat waktu dan bermanfaat maksimal bagi warga. Pembangunan yang terkoordinasi juga meminimalkan risiko biaya membengkak. Keberhasilan proyek ini menjadi model pembangunan infrastruktur modern yang menghormati nilai lokal.

Prospek dan Dampak Jangka Panjang Flyover

Ke depan, flyover Taman Pelangi diprediksi akan menjadi solusi permanen untuk arus lalu lintas Surabaya selatan. Infrastruktur ini meningkatkan efisiensi perjalanan dan mengurangi kemacetan. Dampak positifnya terasa tidak hanya bagi pengendara, tetapi juga bagi distribusi barang dan mobilitas ekonomi lokal.

Flyover ini juga menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang berkelanjutan. Penyesuaian desain dengan wajah lokal menjadikan proyek lebih harmonis dengan lingkungan sekitar. Keberadaan flyover diharapkan menjadi ikon kota sekaligus solusi mobilitas yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Secara keseluruhan, pembangunan flyover Taman Pelangi menggabungkan kecepatan, kenyamanan, dan identitas lokal. Proyek ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi pusat dan daerah dalam menghadirkan infrastruktur modern. Flyover diharapkan meningkatkan kualitas hidup warga Surabaya selatan sekaligus mempercantik wajah kota.

Terkini