JAKARTA - Petenis muda Indonesia Janice Tjen bersiap menghadapi tantangan baru dengan tampil di Abu Dhabi Open 2026.
Turnamen level WTA 500 ini menjadi kesempatan penting untuk mengasah kemampuan dan membuktikan diri di panggung internasional. Kehadiran Janice menunjukkan perkembangan pesatnya di dunia tenis profesional.
Persiapan dan Antusiasme
Janice menyatakan kegembiraan saat menerima kesempatan tampil lewat wildcard. Bagi petenis berusia 23 tahun ini, Abu Dhabi Open bukan sekadar ajang bertanding, tetapi juga momen untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain papan atas dunia.
Proses undian yang menentukan lawan babak pertama baru akan dilakukan, namun semangat Janice terlihat jelas.
Petenis muda Indonesia ini memandang turnamen sebagai sarana penting untuk menambah jam terbang sekaligus membangun pengalaman berharga. Kehadiran di level WTA 500 diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan dan strategi bertanding. Janice menyiapkan latihan intensif agar dapat menampilkan performa terbaik di setiap laga.
Tantangan Lawan Papan Atas
Abu Dhabi Open akan diisi oleh deretan nama besar di dunia tenis, termasuk petenis peringkat lima dunia dan juara Olimpiade. Kompetisi yang ketat ini menjadi ujian nyata bagi Janice untuk bersaing di level elite. Menghadapi lawan-lawan berpengalaman, Janice perlu menjaga fokus, stamina, dan strategi bermain.
Peluang bertemu kembali dengan Leylah Fernandez menjadi sorotan karena sebelumnya Janice berhasil menyingkirkan petenis asal Kanada itu.
Pengalaman menghadapi Fernandez memberi Janice kepercayaan diri dan wawasan mengenai gaya permainan lawan. Persiapan mental menjadi kunci agar menghadapi pertandingan dengan tenang dan penuh strategi.
Strategi dan Latihan Intensif
Janice menekankan pentingnya latihan fisik dan taktik untuk menghadapi Abu Dhabi Open. Tim pelatihnya merancang program latihan yang mencakup kekuatan, ketahanan, dan ketepatan pukulan. Persiapan ini bertujuan untuk memastikan Janice mampu menghadapi tekanan pertandingan serta menjaga konsistensi performa.
Selain latihan teknis, fokus pada aspek mental menjadi bagian penting strategi Janice. Konsentrasi dan pengendalian emosi di lapangan dianggap krusial untuk meraih kemenangan. Latihan simulasi pertandingan turut diterapkan agar Janice terbiasa dengan situasi kritis di turnamen nyata.
Peluang dan Target
Target Janice di Abu Dhabi Open bukan hanya lolos dari babak awal, tetapi juga menampilkan permainan terbaiknya. Kesempatan bertanding melawan pemain top dunia menjadi tolok ukur perkembangan skill dan strategi. Janice berharap pengalaman ini dapat membuka peluang lebih luas di turnamen internasional berikutnya.
Kesuksesan di Abu Dhabi Open diharapkan menambah kepercayaan diri dan memperkuat posisinya di peringkat dunia. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kekurangan. Janice memandang ajang ini sebagai batu loncatan penting dalam kariernya yang masih panjang.
Dukungan dan Motivasi
Janice mendapat dukungan penuh dari pelatih, keluarga, dan penggemar yang mengikuti perjalanan kariernya. Motivasi eksternal ini memberi energi positif untuk tampil optimal di setiap laga. Dorongan tersebut semakin menguatkan tekad Janice agar mampu menghadapi lawan-lawan tangguh dengan percaya diri.
Partisipasi di Abu Dhabi Open juga menjadi kesempatan untuk menginspirasi atlet muda Indonesia lainnya.
Keberanian Janice menghadapi turnamen kelas dunia menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi latihan membuahkan hasil. Ia berkomitmen untuk terus berkembang dan membawa prestasi bagi tenis Indonesia di kancah internasional.