Daftar Harga Sembako Jatim Terbaru Menunjukkan Tren Naik dan Turun Beragam

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:30:01 WIB
Daftar Harga Sembako Jatim Terbaru Menunjukkan Tren Naik dan Turun Beragam

JAKARTA - Harga sembako di Jawa Timur selalu bergerak dinamis setiap hari. 

Beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara yang lain justru naik. Memahami pergerakan harga penting agar masyarakat bisa menata belanja harian dengan lebih efisien.

Pergerakan Harga Hari Ini

Hari ini, bawang merah, cabai keriting, dan cabai besar tercatat turun. Sebaliknya, cabai rawit dan bawang putih mengalami kenaikan. Sementara bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan berarti, sehingga tidak memengaruhi pengeluaran rumah tangga secara signifikan.

Memantau harga sembako membantu masyarakat menyesuaikan anggaran belanja. Informasi ini juga berguna untuk merencanakan konsumsi harian. Dengan begitu, setiap keluarga bisa mengatur pengeluaran lebih bijak dan tetap hemat.

Daftar Harga Sembako Rata-Rata

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat setiap hari. Kategori ini meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi dan ayam, telur, susu, bawang merah dan putih, gas elpiji, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, cabai menjadi komoditas penting karena sering digunakan dalam masakan sehari-hari. Harga rata-rata di Jawa Timur hari ini menunjukkan bawang merah turun Rp 637, cabai keriting turun Rp 193, dan cabai besar turun 1,35 persen. Sementara cabai rawit naik Rp 4.629 dan bawang putih naik Rp 122.

Faktor Penyebab Fluktuasi Harga

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor yang saling terkait. Permintaan tinggi dengan pasokan terbatas biasanya mendorong harga naik. Sebaliknya, jika pasokan melimpah dan permintaan stabil, harga cenderung turun.

Cuaca dan musim memengaruhi produksi pertanian. Bencana alam atau kondisi ekstrem dapat mengurangi hasil panen dan menaikkan harga. Selain itu, kebijakan pemerintah terkait impor, subsidi, pajak, dan regulasi lain turut berdampak pada pergerakan harga.

Pengaruh Biaya Produksi dan Distribusi

Kenaikan biaya produksi, pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja juga berdampak pada harga sembako. Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama untuk barang impor, membuat harga komoditas tertentu naik. Inflasi tinggi dan kondisi ekonomi yang tidak stabil semakin memperberat tekanan harga.

Distribusi menjadi faktor penting lain yang memengaruhi harga. Kemacetan, pemogokan, atau gangguan logistik bisa mengurangi pasokan di pasar. Dengan beragam faktor ini, harga sembako selalu membutuhkan pengawasan untuk menjaga stabilitas pasar.

Tips Mengelola Belanja Sembako

Masyarakat sebaiknya rutin memantau harga sembako agar bisa berbelanja dengan bijak. Memanfaatkan harga rata-rata dan membandingkan antarpasar membantu menemukan komoditas terbaik. Strategi sederhana ini membuat pengeluaran tetap terkendali, meski beberapa harga mengalami kenaikan sementara.

Dengan pemahaman tren harga dan faktor penyebabnya, keluarga dapat mengatur konsumsi harian lebih efisien. Informasi harga sembako juga bermanfaat bagi pedagang dan pihak terkait dalam menjaga stabilitas pasar. Dengan demikian, masyarakat bisa tetap terpenuhi kebutuhan pokoknya tanpa membebani anggaran.

Terkini