BPS: Harga Beras dari Penggilingan hingga Eceran Makin Mahal

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:57:31 WIB
Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Banderol harga komoditas beras sepanjang Juli 2026 kembali menanjak di seluruh lini rantai pasok, merata mulai dari level penggilingan, pedagang grosir, hingga tingkat eceran. Lonjakan paling tajam terpantau di sektor penggilingan, khususnya pada kategori beras premium yang membukukan pertumbuhan harga tahunan menembus dua digit.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan rata-rata harga beras pada tataran penggilingan terkerek 0,94% secara bulanan (month-to-month/mtm) serta bertambah 5,11% apabila disandingkan dengan bulan Juli 2025 (year-on-year/yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengemukakan lonjakan harga tersebut melanda seluruh kelompok klasifikasi kualitas beras, baik kategori premium maupun medium.

"Kalau dipilah menurut kualitas beras di penggilingan, kualitas premium naik 0,44% secara bulanan dan 10,22% secara tahunan. Sementara beras medium naik 1,25% secara bulanan dan 3,24% secara tahunan," ujar Ateng dalam rilis BPS, Senin (3/8/2026).

Tekanan pada sektor harga ini turut menjalar ke ranah perdagangan. Di ranah grosir, nilai jual beras merangkak naik 0,61% secara bulanan serta 4,11% secara tahunan. Sementara itu, pada sektor perdagangan eceran, tingkat inflasi harga beras tercatat menyentuh angka 0,49% ketimbang bulan sebelumnya dan mengalami kenaikan 3,10% bila dikomparasikan dengan kurun waktu yang sama tahun lalu.

Menurut pandangan Ateng, dinamika tersebut merefleksikan tren kenaikan harga beras secara nasional lantaran dikalkulasi berdasarkan rerata dari bermacam-macam tingkat mutu beras serta wilayah di penjuru Indonesia.

"Harga beras ini merupakan rata-rata harga beras berbagai jenis kualitas dan wilayah di Indonesia," katanya.

BPS mencatat rerata harga beras eceran selama Juli 2026 menyentuh posisi Rp15.569 per kilogram. Adapun nilai tengah harga pada level grosir berada di kisaran Rp14.783 per kilogram, sementara tataran penggilingan bertengger pada angka Rp14.028 per kilogram.

Tren kenaikan harga yang berlangsung secara berjenjang dari dapur penggilingan hingga pasar eceran ini memperlihatkan bahwa tekanan di hulu masih belum reda dan mulai ditransmisikan ke sektor niaga. Di samping itu, lonjakan harga beras premium di tingkat penggilingan turut menyiratkan bahwa segmen komoditas mutu tinggi mengalami tekanan yang lebih berat jika dibandingkan varian beras medium.

Terkini

Tugu Insurance Bukukan Laba Rp480,29 Miliar di Semester I

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:33:01 WIB

Deflasi Bulanan RI Capai 0,14 Persen di Juli 2026

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:24:31 WIB

Inflasi Tahunan Indonesia Tembus 2,88 Persen pada Juli

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:18:01 WIB

Bangun Sepak Bola, Prabowo Tekankan Karakter Bangsa

Senin, 03 Agustus 2026 | 23:12:02 WIB