Psikolog Ungkap 5 Manfaat Suasana Hening bagi Mental

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:37:31 WIB
5 Manfaat Suasana Hening Menurut Psikolog [FOTO: NET].

JAKARTA - Di tengah rutinitas yang dipenuhi notifikasi, musik, podcast, hingga percakapan tanpa henti, suasana hening sering kali dianggap tidak nyaman.

Banyak orang memilih menyalakan televisi atau memutar musik agar tidak berada dalam kondisi hening. Padahal, menurut psikoterapis sekaligus penulis Michele DeMarco, Ph.D., keheningan bukan sesuatu yang perlu dihindari.

Sebaliknya, meluangkan waktu untuk menikmati suasana hening dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari menjaga kesehatan mental, meningkatkan kemampuan berpikir, hingga memperbaiki kualitas hubungan dengan orang lain.

Dalam artikelnya di Psychology Today, DeMarco menjelaskan bahwa rasa tidak nyaman terhadap keheningan dapat dipengaruhi oleh kebiasaan maupun lingkungan. Meski demikian, kemampuan untuk merasa nyaman dalam suasana hening dapat dilatih dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan.

Berikut lima manfaat suasana hening menurut psikologi.

Manfaat suasana hening

1. Membantu meningkatkan konsentrasi

Lingkungan yang tenang membantu otak mempertahankan fokus lebih baik dibandingkan suasana yang penuh kebisingan.

DeMarco menjelaskan bahwa kemampuan berkonsentrasi cenderung menurun ketika seseorang terus-menerus terpapar suara. Sebaliknya, suasana hening atau minim gangguan memberi kesempatan bagi otak untuk memusatkan perhatian pada satu tugas.

Karena itu, bekerja atau belajar di tempat yang lebih tenang dapat meningkatkan efektivitas sekaligus mengurangi distraksi.

2. Mendorong kreativitas

Keheningan juga menjadi ruang yang mendukung munculnya ide-ide baru.

Menurut DeMarco, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki waktu tanpa gangguan lebih mudah berpikir kreatif.

Saat otak tidak terus menerima rangsangan dari luar, otak memiliki kesempatan menghubungkan berbagai informasi sehingga dapat menghasilkan solusi maupun gagasan yang mungkin tidak muncul ketika perhatian terus terpecah.

3. Meningkatkan kesadaran diri

Meluangkan waktu dalam suasana hening memberikan kesempatan untuk lebih memahami kondisi fisik maupun emosi yang sedang dirasakan.

DeMarco menjelaskan bahwa keheningan membantu seseorang lebih peka terhadap sinyal tubuh, seperti napas, detak jantung, hingga rasa kenyang.

Selain itu, kondisi tersebut turut mengaktifkan default mode network, yaitu jaringan otak yang berperan dalam refleksi diri, pemrosesan pengalaman, serta pembentukan pemahaman baru.

Kesadaran diri yang lebih baik membantu seseorang mengenali kebutuhan, emosi, maupun pola pikirnya.

4. Mendukung proses belajar dan meningkatkan produktivitas

Keheningan tidak hanya membantu seseorang lebih fokus, tetapi juga mendukung otak dalam memproses informasi yang baru diterima.

DeMarco mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa waktu hening dapat membantu proses belajar, pembentukan memori, serta regulasi emosi.

Ketika otak memperoleh kesempatan beristirahat dari berbagai rangsangan, informasi yang dipelajari dapat diproses secara lebih optimal.

Kondisi tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas karena seseorang mampu bekerja dengan lebih fokus dan efisien.

5. Membantu mengurangi stres

Suasana hening juga bermanfaat untuk menenangkan tubuh dan pikiran.

Menurut DeMarco, sejumlah penelitian menemukan bahwa beberapa menit berada dalam kondisi hening dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sekaligus memperbaiki suasana hati.

Selain itu, keheningan juga dikaitkan dengan berbagai manfaat fisiologis, seperti membantu menurunkan tekanan darah, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta memberikan rasa tenang.

Bukan berarti seseorang harus selalu menghindari suara atau keramaian. Namun, menyediakan waktu beberapa menit setiap hari tanpa distraksi dapat menjadi cara sederhana untuk memberi kesempatan bagi otak dan tubuh beristirahat.

Bagi sebagian orang, menikmati keheningan mungkin terasa canggung pada awalnya. Namun, menurut DeMarco, rasa tidak nyaman tersebut merupakan sesuatu yang dapat dipelajari sekaligus diubah.

Dengan membiasakan diri menikmati momen hening, seseorang tidak hanya melatih kemampuan untuk menjadi lebih tenang, tetapi juga membangun hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri maupun orang lain.

Terkini

Amankah Ibu Hamil Makan Makanan Pedas? Ini Faktanya

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:11:01 WIB

Ramalan Zodiak Awal Agustus 2026

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:08:01 WIB