Pupuk Hayati Astra Agro Tekan Emisi Karbon

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:47:01 WIB
PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) mengemukakan bahwa pemanfaatan pupuk hayati pada lahan perkebunan kelapa sawit bertujuan untuk menurunkan tingkat emisi karbon. (Foto: NET)

JAKARTA - PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) mengemukakan bahwa pemanfaatan pupuk hayati pada lahan perkebunan kelapa sawit bertujuan untuk menurunkan tingkat emisi karbon.

“Selain untuk keberlanjutan (menggantikan pupuk anorganik dengan pupuk hayati), ini juga mengurangi emisi karbon dan membuat tanah menjadi lebih sehat,” ucap Plant Breeding Expert PT Astra Agro Lestari Ardha Apriyanto di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (31/7/2026).

Sebagaimana dipahami, pemakaian pupuk anorganik (NPK) dinilai ikut menyumbang emisi gas rumah kaca (GRK), sehingga sektor industri sawit berupaya menekan porsi NPK melalui peralihan ke pupuk hayati.

Perusahaan ini mempunyai produk bernama pupuk hayati astemic guna menunjang efisiensi serta kelangsungan ekologi. Pengurangan secara signifikan pemakaian pupuk kimia sebanyak 25 persen memberi sumbangsih terukur terhadap penurunan GRK.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa jenis pupuk tersebut turut menjaga stabilitas hasil panen yang lebih optimal apabila disandingkan dengan pemakaian NPK secara penuh sebesar 100 persen.

Dalam paparannya, Astra Agro turut mematok target pada 2027 untuk memaksimalkan penyerapan unsur hara yang telah terakumulasi demi mempertahankan produktivitas tinggi pada fase kritis menjelang peremajaan tanaman, serta mengoptimalkan potensi hara di dalam tanah lewat pendekatan biologis tanpa ada pemborosan.

“Jadi bayangkan, di tempat kami itu bisa 10 ribu ton pupuk NPK atau pupuk anorganik yang dikurangi dan digantikan dengan pupuk hayati — yang nilainya juga sangat besar,” ungkap Ardha.

“Kami menggunakan pupuk hayati untuk membuat mikroba-mikroba tanah tersebut mempermudah tanaman menyerap nutrisi,” kata dia.

Melalui keterangan resminya, Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro Hubbal Khoir Sembiring menyampaikan bahwa kelangsungan jangka panjang saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan elemen utuh dari strategi Astra Agro dalam mengelola usahanya.

“Bagi Astra Agro, sustainability harus hadir dalam setiap proses operasional. Kami mengkombinasikan people, plant, dan planet tentang bagaimana perusahaan mengembangkan manusianya, menjaga produktivitas tanaman, sekaligus memastikan lingkungan tetap terpelihara. 

Semua itu harus dijalankan dengan GCG (Good Corporate Governance) sebagai fondasi agar setiap proses bisnis berlangsung secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Hubbal.

Terkini

Concacaf Tolak Proposal Baru FIFA Terkait FFE

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:23:01 WIB

Caroline Dubois Gabung Tim Manny Robles Untuk Babak Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:18:01 WIB

PSS Sleman Siap Hadapi Jadwal Padat Musim 2026/2027

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:16:31 WIB