Rusun Subsidi Meikarta Segera Dibangun oleh Danantara

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:33:01 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara). (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) membeberkan bahwa Danantara bersiap mendirikan 141 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi di atas lahan hibah Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dirinya menyebutkan bahwa lahan hibah seluas 30 hektare tersebut telah tuntas proses penyerahan haknya kepada negara berkat dukungan dari Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

"Artinya sudah siap untuk Danantara dan BUMN untuk membangun dan membiayai untuk 141.000 rumah susun di Meikarta, Kabupaten Bekasi," kata Ara di Batang, Jawa Tengah pada Jumat (31/7/2026).

Selepas rampungnya proses hibah lahan ini, tuturnya, pelaksanaan pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta dapat segera dimulai.

Sebagai catatan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan lahan hibah di kawasan Meikarta Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, difungsikan untuk penyediaan hunian yang layak huni serta terjangkau bagi masyarakat.

Pemerintah secara konsisten memacu beragam terobosan penyediaan hunian vertikal yang terjangkau, utamanya di daerah penyangga Jakarta.

Negara pun berkeinginan agar warga berpenghasilan rendah mempunyai akses terhadap tempat tinggal yang layak, terjangkau, serta berlokasi dekat dengan sentra aktivitas ekonomi maupun tempat kerja.

Berdasarkan pandangannya, pendirian rusun subsidi berperan sebagai salah satu instrumen krusial guna menyelesaikan masalah backlog perumahan di samping persoalan keterbatasan lahan perkotaan.

Hunian vertikal semacam rusun subsidi ini muncul sebagai jawaban masa depan, khususnya pada zona dengan tingkat kebutuhan hunian yang tinggi serta lonjakan harga tanah yang terus terjadi.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengutarakan bahwa realisasi hunian layak dan terjangkau di area tersebut diproyeksikan mampu meringankan masyarakat berpenghasilan rendah atau golongan kurang mampu agar memperoleh tempat tinggal.

Terkini