Pendapatan Bersih AALI Naik Jadi Rp 15,25 Triliun di Semester I 2026

Kamis, 30 Juli 2026 | 01:27:02 WIB
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan kenaikan kinerja pada semester pertama tahun 2026. Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp 15,25 triliun pada kuartal II 2026. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan kenaikan kinerja pada semester pertama tahun 2026. Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp 15,25 triliun pada kuartal II 2026. Angka ini meningkat 5,62% dibandingkan Rp 14,44 triliun pada kuartal II 2025.

Segmen minyak mentah dan turunannya menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp 13,61 triliun. Sementara itu, segmen inti sawit dan turunannya menyumbang Rp 1,63 triliun, sedangkan segmen lainnya berkontribusi Rp 7,40 miliar. 

Beban pokok pendapatan naik tipis menjadi Rp 12,19 triliun pada akhir Juni 2026, dari Rp 12,11 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba bruto meningkat menjadi Rp 2,52 triliun pada akhir Juni 2026 atau naik 12,53% secara tahunan (year on year/YoY). AALI juga membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp 1,09 triliun pada akhir semester I 2026. 

Angka tersebut melompat 56,5% YoY dibandingkan Rp 702,12 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Alhasil, laba per saham dasar naik menjadi Rp 570,94 pada kuartal II 2026, dari Rp 364,80 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Per 30 Juni 2026, total aset AALI mencapai Rp 28,85 triliun, meningkat dari Rp 27,04 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp 4,24 triliun pada akhir Juni 2026, naik dari Rp 2,88 triliun pada akhir Desember 2025.

Sementara itu, total ekuitas mencapai Rp 24,60 triliun per akhir Juni 2026, meningkat tipis dari Rp 24,15 triliun pada akhir 2025. AALI memiliki kas dan setara kas sebesar Rp 5,14 triliun per 30 Juni 2026, turun dibandingkan Rp 6,32 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Terkini