Emiten Tommy Soeharto Bagikan Dividen

Kamis, 30 Juli 2026 | 01:14:02 WIB
Korporasi pelayaran milik Tommy Soeharto, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) sepakat mengalokasikan pembagian dividen tunai senilai Rp3 miliar berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. (Foto: NET)

JAKARTA — Korporasi pelayaran milik Tommy Soeharto, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) sepakat mengalokasikan pembagian dividen tunai senilai Rp3 miliar berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Direktur Utama HUMI, Ari Askhara menyampaikan bahwa ketetapan tersebut diputuskan di tengah agenda ekspansi yang tengah digalakkan korporasi demi memperkokoh daya kerja serta meluaskan potensi ekspansi ke depan.

Menurutnya, penyaluran dividen di tengah fase penanaman modal yang krusial ini mencerminkan kedisiplinan korporasi dalam mengatur peruntukan modal sekaligus menyuarakan optimisme terhadap prospek usaha jangka panjang.

“Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan. Namun di saat yang sama, kami juga memastikan bahwa sebagian besar sumber daya perusahaan diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha," tuturnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Dia mengutarakan bahwa sepanjang 2025 menjadi babak krusial dalam trayek transformasi HUMI. Korporasi memandang bahwa di tengah fluktuasi sektor kemaritiman serta tren peralihan energi global, kemajuan yang langgeng tidak sekadar diukur dari besarnya perolehan laba dalam satu kurun waktu saja, melainkan lewat kapabilitas mendirikan fondasi usaha yang kokoh demi memenuhi permintaan pasar masa depan.

HUMI sudah menggenjot penanaman modal pada aset produktif lewat penambahan enam armada anyar sepanjang 2025. Penambahan armada tersebut diarahkan untuk mendongkrak daya kerja sekaligus memperluas kapabilitas korporasi dalam melayani logistik kemaritiman, terutama pada sektor energi yang terus bertumbuh.

Perluasan armada itu ikut memicu akumulasi aset HUMI menanjak 15,18% menjadi US$346,16 juta pada 2025, jika dikomparasikan dengan US$300,53 juta pada periode sebelumnya. 

Lonjakan aset ini menggambarkan langkah korporasi dalam memperluas skala bisnis sekaligus memperkokoh kapabilitas operasional demi menopang kemajuan jangka panjang.

Dari ranah pencapaian finansial, HUMI mencatatkan pemasukan senilai US$128,15 juta pada 2025, mengalami kenaikan apabila disandingkan dengan US$127,68 juta pada tahun lalu. Korporasi turut membukukan laba bersih sejumlah US$3,21 juta.

Perolehan laba bersih itu sudah memperhitungkan pembengkakan biaya depresiasi dari aset produktif anyar, beban pembiayaan, serta berbagai penanaman modal yang dieksekusi sepanjang tahun sebagai komponen strategi pemantapan kapasitas usaha.

Ari menilai pencapaian 2025 wajib dipandang dalam kerangka siklus investasi yang sedang dijalani korporasi. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, HUMI mengantongi laba tahun berjalan sejumlah US$799.000.

Nilai ini merosot tajam sebesar 76,46% jika dikomparasikan dengan kurun waktu yang serupa pada 2025 yang menyentuh US$3,39 juta. 

Dari sisi pemasukan, Perseroan masih sanggup mendaki 1,56%. Total pemasukan usaha HUMI mencapai US$33,49 juta pada kuartal I/2026, menanjak dari US$32,97 juta pada tahun sebelumnya.

Terkini